NLP Praktis#10: MAS, saya hanya berSABAR

Selesai bersama memberikan pelatihan learning house. Saatnya bagi saya berkumpul dengan teman-teman. Kebetulan hari itu, hari Minggu. Biasanya obrolan yang paling sering adalah seputar bisnis. Entah angin apa yang membawa  kami sehingga obrolan menjadi lebih serius. Juga mengarah kepada titik sentral persoalan keluarga yaitu masalah orang tua dan anak.


Dan yang membuat saya cukup kaget. Ketika salah seorang istri teman saya yang hadir juga. Mengeluarkan kata-kata yang cukup menohok perasaan sebagai seorang suami. Dimana dia sebenarnya sudah tidak tahan lagi dengan kelakuan suaminya. Tetapi (lagi-lagi alasan klasik) demi anak, dia cukup menahan diri dan belajar bersabar.

Bagi saya yang mendengar kata-kata tersebut membuat saya cukup tergelitik untuk menanyakan lebih lanjut. Apakah sebenarnya inti dari persoalan mereka sehingga sang istri berani mengeluarkan kata-kata tersebut? Dari pengalaman saya kata-kata tersebut bukanlah diucapkan secara sengaja. Pastilah dari beberapa kejadian yang terekam kuat di memori sang istri. Sehingga dia berani mengambil sebuah keputusan untuk mengatakannya. Yang tentu saja berpengaruh kuat terhadap kehidupan mereka sebagai pasangan suami istri.

Dari beberapa jawaban yang diberikan kepada saya. Dan berdasarkan pengalaman pribadi saya. Sebenarnya masalah ini bukanlah sebuah masalah. Bila sebagai pasangan suami- istri kita mau mengetahui karakter masing-masing.

Di dalam NLP, kita mengenal yang namanya Modalitas. Menurut Ensiklopedia NLP terbitan NLP University, modalitas manusia  dalam mencerap dunia luarnya melalui kelima indranya. Yaitu VAKOG (Visual, Auditory, Kinaesthetic, Olfactory, Gustatory). Dalam hal ini, pada umumnya hanya VAK yang sering digunakan dalam berinteraksi. (Buku Meta Leadership Marketing, hal. 20)

Bila istri anda senang mengatur perabotan rumah tangga dan kebersihan rumah. Berarti istri anda termasuk dominan VISUAL.

Bila istri anda senang berCERITA dan CURHAT. Berarti istri anda termasuk dominan AUDITORY.

Bila istri anda senang meLAKUkan banyak kegiatan..Berarti istri anda termasuk dominan KINESTETIK.

Dan yang jauh lebih penting adalah anda sebagai suami dominan apa? Dan tugas anda bukan membandingkan tetapi mempu menyeimbangkan VAK anda. Sehingga tidak ada lagi perang mulut dan perang perasaan. Termasuk dengan mengenal MODALITAS, anda mampu melatih untuk belajar mendekatkan diri kepada anak anda. Sehingga tidak keluar lagi KATA-KATA yang menyakitkan bagi pasangan ANDA.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s