NLP Praktis #7: Sakit Hati, Ya…ampun…

Adasebuah kejadian yang menarik. Tiga orang sahabat. Kita sebut saja namanyaDul,Deldan Dil. Mereka bertiga setelah melakukan kegiatan amal di sebuah panti asuhan.

Sepakat meneruskan kegiatan mereka ini pada siang harinya.Del, pun tidak pulang ke rumah dia menunggu di posko seketariat dengan ditemani si Dul. Pikirnya waktunya tidak lama lagi. Hanya berselisih beberapa jam. Dil pun pulang ke rumah.

Tunggu punya tunggu. Lewat beberapa jam. Ternyata tidak ada kontak di antara mereka. Yang lebih parah ternyata mereka tidak menghubungi panitia kegiatan acara siang itu. Akhirnya semuanya tidak ikut serta.

Setelah itu mereka bertemu lagi. Bagi Dil dan Dul masalah tersebut mereka anggap selesai. Hanya kesalahan di komunikasi saja. Sedangkan bagiDel, masalah tersebut belum selesai. Bahkan, timbul masalah baru. Hubungan yang dulu baik-baik saja menjadi ada jarak. Kesimpulannya siDelmenjadi sakit hati.

Pertanyaannya adalah mengapa Del menjadi sakit hati sedangkan Dul dan Dil tidak merasa sakit hati?

Tunggu dulu, nggak usah dijawab. Pernahkah anda mengalami kehilangan sebuah benda kesayangan. Gimana rasanya? Sakiiiiiittttttt. Pernahkah anda dimarahi oleh suami atau istri anda di rumah? Gimana rasanya ? Sakiiiittttt. Pernahkah anda merasa dicuekin seseorang ? Gimana rasanya ? Sakkkiiittttt.. Merasa dibohongin orang dekat seperti pacar atau teman? Gimana rasanya? Sakiitttttt. Merasa digoblokin oleh teman sendiri melalui tulisan di status BBM dan Facebook? Gimana rasanya Sakiiiitttt.

Jadi jalan keluarnya gimana nih? Bagi yang sudah telanjur sakit hati. Ya sudah kita bentuk barisan pasukan sakit hati. Setujuuuu?????

Nih, ini mungkin salah satu jalan keluarnya. Sudah TERIMA saja semua kejadian semua dengan IKHLAS. Dan MAAFkan DIRI ANDA SENDIRI karena sudah telanjur salah menilai kejadian tersebut. Masih sakit hati. MAAF kadang orang yang mungkin anda anggap sudah menusuk-nusuk hati anda sehingga menjadi sakit hati.

Makanya lain kali bila ada kejadian lain. Coba cek dulu kebenaranya. Jangan main persepsi aja. Gunakan handphone dong. Komunikasikan dengan yang bersangkutan. Apakah benar atau salah? Boleh jadi anda salah MELIHAT, menDENGAR dan meRASAkan.

Bersama ini juga saya mohon ampun deh. Apabila selama ini yang membaca artikel di website sering merasa sakit hati. Dan membaca status saya di BBM dan Facebook sering menjadi sakit hati. Maafin ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s