Jogja, I’m coming. Yes….Saya sangat antusias sekali ketika akhir bulan lalu diajak ke Jogja. Sebuah kota yang sudah cukup lama tidak saya kunjungi. Begitu pesawat mendarat dengan mulus. Kaki terasa ingin cepat keluar dari bandara. Setelah menunggu bagasi selama sepuluh menit. Kuambil tas. Langsung menuju pintu keluar. Sambil mata melirik kanan kiri mencari temanku yang menjemput. Akhirnya ketemu dan berjalan ke mobil.
Suatu kali dalam jumpa pers, para wartawan ingin tahu apa rahasia keberhasilan Edison. Mereka bertanya “Mr Edison, apa rahasianya yang menyebabkan anda berhasil melewati 2000 kali kegagalan?” Edison menjawab “2000 kegagalan? Saya tidak pernah gagal satu kalipun juga“. Para wartawan mengira bahwa Edison sedang berusaha untuk menutupi kegagalannya. Mereka bertanya dengan lebih tegas “Tapi bukankah anda memang sudah melakukan 2000 kali percobaan baru berhasil menemukan lampu pijar? Apa rahasia ketekunan anda, sehingga anda tidak menyerah di tengah jalan?“. Edison pun menjawab “Mengapa saya katakan saya tidak pernah gagal satu kalipun juga, rahasianya adalah untuk menemukan lampu pijar dibutuhkan 2000 kali percobaan.”
Tulisan berikut ini merupakan sambungan dari tulisan yang berjudul Sudahkah anda memberdayakan POTENSI SDM anda? Bila anda belum membacanya silahkan klik disini.
Mungkin Anda sudah pernah mendengar nama ini berkali-kali. Tokoh satu ini adalah sebuah contoh nyata. Bagaimana dia dapat memanfaatkan potensi SDM yang dianugerahkan TUHAN kepada kita semua? Mari kita dengarkan terlebih dahulu kisah hidup seorang NICK VUJICIC.
Coba bayangkan ketika Anda menghadapi pergantian TAHUN tanggal 31 Desember kemarin? Semarak bunyi terompet bukan hanya mengeluarkan sebuah bunyi TETTET….TETETET….tetapi lebih merupakan sebuah peringatan bagi diri saya. Bahwa harus ada sesuatu yang BARU di tahun depan.
Berapa harga mata Anda? Satu juta, sepuluh juta, seratus juta atau satu milyard. Mau menjualnya kepada saya? Pasti anda menjawab dengan suara paling keras “TIDAK”. Bayangkan apa yang terjadi bila kedua mata Anda diambil kembali oleh Sang Pencipta? Ya, tentu saja anda tidak dapat melihat. Dan bagi anda yang selama ini mengandalkan mata sebagai salah satu senjata andalan dalam menghasilkan uang. Sangat merasakan kehilangan. Sumber income lenyap begitu saja.
Hari gini bila anda mengalami kendala dalam membuka usaha sendiri adalah modal. Sebaiknya anda perlu berpikir ulang! Modal adalah alasan klasik yang selalu menjadi hantu setiap orang dalam membuka usaha. Modal bukanlah hal yang utama. Yang jadi masalah sebenarnya adalah apakah anda berani membuka usaha tanpa modal? Punya perencanan bisnis yang jelas? Sudah siapkah anda beraksi mewujudkan ide anda?
Film ini menceritakan tentang seorang pelatih klub Football (bukan sepakbola loh… tapi football nya Amerika). Pelatih club ini mengalami kegagalan dalam hidupnya. Pertama dia gagal membawa team Football nya menang dalam kompetisi. Lalu dia juga belum punya anak setelah 3 tahun menikah. Dan lebih parahnya, setelah dicek ke dokter ternyata yang membuat gagal itu adalah dia. Lalu dia hampir dipecat dari jabatannya karena prestasi klub yang tidak kunjung naik.
Lewat proses perubahan yang sangat LUAR BIASA akhirnya dapat membentuk team yang tangguh dan mengalahkan TEAM yang lebih hebat daripada mereka sendiri.
Pembelajaran yang didapat dari film ini adalah bahwa setiap manusia mempunyai sebuah kekuatan yang tidak ada batas. Pikiran kita sendirilah yang kadang-kadang membatasinya.
Cuplikan berikut bagaimana sang pelatih melatih KAPTEN teamnya. Supaya percaya bahwa dia mempunyai kemampuan lebih.
Di dalam buku motivasi klasik karangan Nopoleon Hill. Berjudul Berpikir dan Menjadi kaya. Ada sebuah kisah yang sangat inspirational. Diceritakan ketika Henry Ford memutuskan untuk memproduksi motor V-8 yang termasyur, dia memilih untuk membuat sebuah mesin dengan kedelapan silindernya pada satu blok dan memerintahkan para insinyurnya untuk membuat rancangan mesinnya.
Coba lihatlah di jalan-jalan besar. Beberapa banyak orang GILA beneran yang dapat Anda jumpain. Perhatikan baik-baik. Mengapa mereka disebut GILA? Apakah anda melihat pakaiannya yang compang camping. Rambut gondrong, keras seperti sapu injuk. Atau karena baunya super sedap mengalahkan parfum manapun. Ya…persis karena mereka sudah melakukan tindakan yang disebut GILA alias Sinting alias Edan….Terserah apapun istilah Anda. Mereka berani-beraninya tidak memakai baju, celana dalam, bau menyengat, tidak mandi mungkin sudah berbulan-bulan.
Alkisah ada dua orang lembah permen lolipop. Di tengah lembah itu terdapat jalan anak laki-laki, Bob dan Bib, yang sedang melewati setapak yang beraspal. Di jalan itulah Bob dan Bib berjalan kaki bersama. Uniknya, di kiri-kanan jalan lembah itu terdapat banyak permen lolipop yang berwarni-warni dengan aneka rasa.