Kultwit Series sebuah pesan singkat berisikan kata-kata pilihan supaya menjadikan hidup anda lebih bermakna. Silahkan baca secara perlahan, resapin dan praktekkan dalam hidup Anda. Salam Sukses!
Kultwit Series #SuperParenting
Ketika di awal tahun 1995 saya mengikuti sebuah pertemuan perusahaan marketing. Suasana sangat menarik. Hiruk pikuk orang berteriak dengan semangat. Ditambah lagi suasana musik yang hangar binger membuat suasana menjadi rebut. Suara peserta pun menjadi tidak kedengaran. Saat penutup acara si pembawa acara mengumumkan bila anda ingin mengikuti sebuah peluang pemasaran dahsyat di era abad 21 ini silahkan tinggal sebentar. Akan dilakukan follow up bagi yang serius mau mengikuti bisnis ini. Uang ratusan juta dan keliling dunia keluar negeri gratis pun sudah menunggu. Sayang saya menolaknya dengan halus.
Kultwit Series sebuah pesan singkat berisikan kata-kata pilihan supaya menjadikan hidup anda lebih bermakna. Silahkan baca secara perlahan, resapin dan praktekkan dalam hidup Anda. Salam Sukses!
Suatu pagi telepon genggam istri saya berbunyi. Sebuah nomor yang tak dikenal masuk. Disambut, tak lama kemudian obrolan pun berjalan lancar. Bahkan diwarnai tawa-tiwi segala. Cukup penasaran. Saya pun mengintip dengar obrolan telepon yang istri lakukan. Oh, pantes. Ternyata yang menelpon tersebut adalah teman lama dia waktu SMA. Si teman lama ini mengabarkan bahwa setelah lebaran kedua nanti akan ada acara reuni akbar khusus angkatan mereka.
Kultwit Series sebuah pesan singkat berisikan kata-kata pilihan supaya menjadikan hidup anda lebih bermakna. Silahkan baca secara perlahan, resapin dan praktekkan dalam hidup Anda. Salam Sukses!
“Ya, mobil warna hitam. Papi satu dan mami satu. Mami warna putih.”
Demikian celoteh putri kecilku di suatu pagi ketika aku habis menjemputnya dari pulang sekolah. Entah darimana dia membuat kata-kata permintaan tersebut. Apa mungkin selama ini kami sudah jarang pergi bareng-bareng lagi. Salah satu kebenarannya kendaraan kami berupa motor sudah tidak cukup lagi buat kami pergi sekeluarga.
Masih berupa cerita dari pengalaman mudik ke Medan. Terus terang, awalnya bagi saya mudik hanyalah sebuah perjalanan liburan ke kota lain. Belum lagi mudik juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sehingga terasa agak dipaksakan bila setiap tahun kami harus mudik ke kampung. Mungkin alasan yang lain karena saya bukanlah penduduk asli Medan.Walaupun mertua saya asli orang Medan. Saya belum benar-benar menemukan makna lain.
Kultwit Series sebuah pesan singkat-singkat yang berisikan kata-kata pilihan supaya menjadikan hidup anda lebih bermakna. Silahkan baca secara perlahan, resapin dan praktekkan dalam hidup Anda. Salam Sukses!
Kultwit Series sebuah pesan singkat-singkat yang berisikan kata-kata pilihan supaya menjadikan hidup anda lebih bermakna. Silahkan baca secara perlahan, resapin dan praktekkan dalam hidup Anda. Salam Sukses!
Kultwit Series sebuah pesan singkat-singkat yang berisikan kata-kata pilihan supaya menjadikan hidup anda lebih bermakna. Silahkan baca secara perlahan, resapin dan praktekkan dalam hidup Anda. Salam Sukses!
Artikel ini dapat anda baca sebagai lanjutan dari artikel sebelumnya yaitu Ide dan Tantangan. Dengan mengandalkan otak manusia sebenarnya kita dapat mengeksplorasi sebuah ide yang benar-benar unik dan luar biasa. Bahasa kerennya sekarang memulai bisnis tanpa modal. Sebenarnya bukan tanpa modal tapi pakai OTAK. Jadi anda punya OTAK nggak? Bila merasa punya OTAK, yuk lanjut…..hehhehe…
Hehehe…akhirnya saya kembali menulis lagi. Begitu banyak yang tanya ke saya. Kok nggak menulis lagi sih? Sibuk? Sebenarnya sih bukan sibuk atau pun sudah lupa nulis. Terus terang bukan terang terus ya…ha…ha…ha… Sebenarnya saya sedang melatih diri supaya menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Jadi biar tulisannya menjadi bermakna dan mempunyai jiwa. Malu juga rasanya jika menulis tanpa melakukannya terlebih dahulu. No Action Teori Doang…..hehe…he…he..Bila menulis pengalaman diri sendiri jauh lebih enak dan plong. Apalagi setelah orang lain membaca dan mendapatkan makna.
Kata-kata adalah sebuah senjata yang sangat ampuh digunakan dalam menghadapi setiap orang. Dengan sebuah kata dapat membuat seseorang marah, sedih, kecewa, gembira, bahagia, bersyukur, dan ada ribuan macam respon yang dapat dihasilkan ketika mendengar sebuah kata.
Sebagai seorang customer service yang katanya butuh dan perlu melayani pelanggan dengan baik. Anda tidak melayani pelanggan dengan baik membuat pelanggan anda berlari ke pesaing anda. Omset pun dapat menjadi turun.
Tulisan ini terinspirasi ketika membawakan pelatihan inhouse training di RSMH Palembang. Walaupun durasi sangat pendek. Tetapi sambutannya sangat luar biasa. Tulisan ini sebagai sebuah anchor. Bila ada peserta yang membaca artikel ini. Sekaligus dapat menjadi pembelajaran bagi mereka yang mempunyai profesi berhadapan langsung dengan pelanggan. Baik sebagai front liner, customer service, salesman, marketing atau apapun istilahnya.
Tulisan berikut ini merupakan sambungan dari tulisan yang berjudul Sudahkah anda memberdayakan POTENSI SDM anda? Bila anda belum membacanya silahkan klik disini.
Mungkin Anda sudah pernah mendengar nama ini berkali-kali. Tokoh satu ini adalah sebuah contoh nyata. Bagaimana dia dapat memanfaatkan potensi SDM yang dianugerahkan TUHAN kepada kita semua? Mari kita dengarkan terlebih dahulu kisah hidup seorang NICK VUJICIC.
Berapa harga mata Anda? Satu juta, sepuluh juta, seratus juta atau satu milyard. Mau menjualnya kepada saya? Pasti anda menjawab dengan suara paling keras “TIDAK”. Bayangkan apa yang terjadi bila kedua mata Anda diambil kembali oleh Sang Pencipta? Ya, tentu saja anda tidak dapat melihat. Dan bagi anda yang selama ini mengandalkan mata sebagai salah satu senjata andalan dalam menghasilkan uang. Sangat merasakan kehilangan. Sumber income lenyap begitu saja.
Komentar Terakhir